Sosialisasi Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Pemalang

Perlu bersama kita ketahui, Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Unit Penyelenggara Pelayanan Publik (UPP) yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Pemalang, selama ini telah hadir ditengah masyarakat untuk memberikan pelayanan publik terbaik.

Namun, untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang dan semakin beragam. Pemerintah Kabupaten Pemalang tidak pernah berhenti untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publiknya. Langkah-langkah strategis perlu diambil sebagai terobosan untuk mewujudkan pelayanan yang ramah, profesional, akuntabel dan transparan yang nantinya dapat memenuhi begitu banyak dan beragamnya kebutuhan masyarakat.

Menyadari begitu pentingnya peningka-tan kualitas pelayaan publik bagi segenap masyarakat, Mal Pelayanan Publik atau MPP dianggap menjadi salah satu solusi sekaligus langkah strategis sebagai perbaikan penye-lenggaraan pelayanan publik. Guna memberi-kan payung hukum dilaksanakannya Mal Pelayanan Publik, pemerintah melalui Kementerian PAN RB bahkan telah menerbitkan Permenpan RB Nomor 23 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik.

Tujuan adanya MPP ini juga salah satu-nya untuk mengubah pola pikir ego sektoral antar institusi menjadi kerja bersama agar selalu fokus dan komitmen untuk memberikan layanan yang terbaik. Berdirinya MPP juga merupakan salah satu cara untuk mewujudkan percepatan pelayanan, akurasi pelayanan, dan fleksibilitas kerja.

Berdirinya pelayanan terpadu generasi ketiga, yakni Mal Pelayanan Publik (MPP), diharapkan sebagai langkah pembaharuan, bagi sistem pelayanan publik di Kabupaten Pemalang. MPP dianggap lebih progresif di-bandingkan generasi pertama layanan ter-padu di Indonesia, yaitu Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) yang kemudian berevolusi menjadi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang merupakan generasi kedua.

Sebagaimana yang tertuang didalam Permenpan RB, MPP memadukan pelayanan dari pemerintah pusat, daerah, dan swasta dalam satu gedung. Kehadiran MPP sebagai generasi ketiga, diharapkan dapat memayungi PTSP, tanpa mematikan pelayanan yang sudah ada sebelumnya. Peran PTSP justru diperluas sebagai motor penggerak MPP, karena pelayanan dalam MPP merupakan kombinasi penggunaan teknologi informasi di dalam alur pelayanan publik, sehingga lebih mudah diakses dan menambah unsur kenyamanan dalam mendapatkan pelayanan.

Materi Sosialisasi MPP dapat di unduh disini

atau lewat link http://s.id/materimpp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *